7 Tips merawat gigi anak sejak dini yang mudah dilakukan

Rajin menggosok gigi di pagi serta malam hari saat sebelum tidur merupakan metode sangat sederhana dan sangat direkomendasikan untuk membersihkan endapan lunak pada permukaan gigi serta gusi, sehingga penumpukan plak bisa dicegah. Melindungi serta menjaga kesehatan gigi sudah seharusnya diajarkan sejak umur seseorang masih anak- anak.

Tetapi karena anak- anak belum mempunyai pemahaman sendiri untuk merawat gigi, maka di situlah perlu adanya andil orang tua agar terus memotivasi anak untuk melindungi kebersihan gigi serta mulut.

Menjaga gigi sedini mungkin juga bisa mengurangi resiko yang merugikan di kemudian hari seperti kerusakan gigi yang tidak akan dapat diperbaiki. Walaupun bisa dilakukan implan, biaya yang dibutuhkan umumya relatif mahal. Maka dari itu, gigi implan sebagai salah satu opsi lain perbaikan gigi tidak lantas wajib dijadikan alasan untuk menyepelekan kesehatan gigi.

Supaya anak- anak kamu nanti terhindar dari kerusakan gigi maka hendaknya kalian mengajarkan tips menjaga gigi anak. Berikut informasi mengenai 7 panduan merawat gigi anak yang harus diketahui yang sudah dirangkum dari liputan 6.

  1. Mengurangi Konsumsi Makanan Manis serta Jus Buah Kemasan

Image Source : freepik

Langkah menjaga gigi anak yang pertama yaitu dengan kurangi konsumsi makanan manis serta jus buah kemasan. Sebab, makanan manis diyakini merupakan salah satu pemicu gigi bolong pada anak ataupun dewasa.

Tidak hanya itu, jus buah kemasan yang bersifat asam serta kerap memiliki gula tambahan rupanya juga menyumbang kerusakan gigi. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk para orang tua buat membuat jus sendiri di rumah untuk menjauhi kerusakan gigi pada anak.

  1. Berkumur-kumur Sehabis Makan

Image source : Suara

Langkah merawat gigi anak selanjutnya yaitu dengan berkumur setelah makan. Dalam hal ini Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi, Bambang Nursasongko, menegaskan untuk tidak sering- sering gosok gigi. Menurutnya, gosok gigi cukup dilakukan 2 kali yakni setengah jam setelah makan pagi serta saat sebelum tidur.

BACA JUGA  7 tips ampuh mengatasi hidung tersumbat

Tetapi, bila mulut tidak dibersihkan setelah makan, bakteri akan timbul dalam 72 jam serta akan melekat. Untuk itu, biasakan mengajari anak kalian berkumur sehabis makan untuk menghindari bakteri perusak gigi berkembang biak serta menghilangkan makanan yang lengket di gigi.

  1. Memeriksakan Gigi Anak Secara Teratur ke Dokter Gigi

Image Source : detik

Bawa anak ke dokter gigi sebaiknya dilakukan sedini mungkin, misalnya semenjak tumbuhnya gigi pertama anak kalian ataupun 6 bulan setelahnya. Setelah itu, kalian bisa secara teratur cek gigi anak setiap 6 bulan sekali.

Dengan membawa anak ke dokter gigi, maka paling tidak kalian akan mengenali perkembangan gigi anak berupa bentuk rahang serta arah ataupun posisi gigi yang akan berkembang. Alhasil, bila ditemui keanehan bisa dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Kalian dapat memilih dokter gigi yang telah mempunyai izin praktik. Tidak hanya itu, kalian juga dapat bawa anak kalian ke koas dokter gigi yang bisa ditemui dengan mudah di rumah sakit gigi serta mulut di kota kalian.

Jangan takut, tiap metode yang dicoba koas pada penderita wajib dilaporkan kepada pembimbing sehingga sudah pasti cocok dengan peraturan yang berlaku.