Covid 19 Belum Berakhir Jangan lepas masker ditempat umum

Pemerintah menegaskan jika pandemi Covid- 19 belum selesai karena situasi disaat ini merupakan masa peralihan mengarah endemi, belum mencapai epidemi.

Pemerintah menuturkan berbagai pelonggaran terutama mobilitas untuk bepergian antar kota sampai aturan bebas karantina di Bali dilakukan sebab situasi sudah cukup memungkinkan serta terkendali.

Dikutip dari Suara.com & CNN Indonesia. pelonggaran seperti bebas karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri, perjalanan dalam negeri tanpa tes Covid- 19, pencopotan tanda jaga jarak di transportasi umum, serta sebagainya telah dapat dilakukan, tetapi penggunaan masker serta vaksinasi tetap wajib diharuskan.

” Bagi saya pemerintah tidak bisa sendiri, kita wajib bersatu, kita wajib bersama- sama serta memastikan pembatasan perjalanan itu telah dihapus serta kita menghilangkan sebagian syarat, tetapi perlu terus kita ingatkan, jika jumlah kasus bertambah akibat varian baru mobilitas yang bertambah, kita wajib meninjau balik kebijakan itu serta melaksanakan penyesuaian,” ujar Sandiaga uno selaku Menteri Pariwisata Indonesia ( 9/ 3/ 2022)

Diketahui, Satgas Covid- 19 menegaskan jika penetapan perubahan dari status pandemi jadi endemi merupakan otoritas dari badan kesehatan dunia atau WHO.

Juru Bicara Satgas Covid- 19 Wiku Adisasmito memaparkan, sebutan endemi dipakai untuk menerangkan keberadaan suatu penyakit yang cenderung terkendali karena jumlah kasus yang rendah secara konsisten, dengan luas wilayah terdampak serta lama yang beragam di tiap wilayah.

Pada saat berada dalam situasi endemi, bisa diindikasikan dari jumlah kasus serta kematian yang kecil bahkan 0 dalam waktu durasi tertentu. Kondisi ini hanya bisa berhasil bila warga secara beramai- ramai melaksanakan pengaturan COVID- 19 dengan maksimal.

Jangan lepas masker!

Kamar kecil terkadang jadi tempat pelarian untuk banyak orang yang telah lelah mengenakan masker.

BACA JUGA  Ini Alasan Mengapa Telur sering dipilih untuk Membantu Pulih Lebih Cepat dari Covid 19

Sendirian di dalam bilik kamar mandi membuat mereka merasa aman untuk melepas masker. Tetapi peneliti dari Thailand mengingatkan orang- orang untuk tidak diperingatkan untuk tidak melepas masker disaat berada di kamar kecil umum dan ruang tertutup seperti lift.

Mengutip Bangkok Post, riset yang dicoba oleh tim peneliti menemukan jika menggunakan kamar kecil umum bisa meningkatkan resiko Covid- 19 lewat penularan melalui udara.

Riset yang diterbitkan dalam Journal of Water and Health ini berpusat pada efek masker wajah serta ventilasi dan resiko penularan Covid- 19 lewat saluran pernapasan di kamar kecil umum.

Riset ini dilakukan setelah seseorang yang terkena Covid- 19 menggunakan kamar kecil umum. Tidak hanya itu peneliti juga melihat kenyataan jika tidak ada satu pun dari orang yang datang dan memakai masker dan yang lainnya memakai masker N95 serta masker bedah.

Riset itu menemukan bahwa tanpa masker, terdapat resiko 10 persen terinfeksi, namun resikonya bertambah sampai hampir 100 persen bila orang yang terkena Covid- 19 batu berdahak ataupun bersin di kamar kecil.

Tetapi, bila keduanya menggunakan masker, resikonya hanya 0, 01 persen. Menurut penelitian, durasi tunggu 10 menit juga bisa mengurangi resiko terinfeksi, namun masker wajah menawarkan perlindungan terbaik.

dari riset ini memaparkan virus bisa ditularkan lewat tetesan serta aerosol bahkan lebih kecil dari partikel debu PM2. 5.

Dia menuturkan respirator seperti N95, KN95, KF94 serta FFP2 menawarkan proteksi sangat efisien disaat menggunakan kamar kecil umum sedangkan masker operasi merupakan pilihan terbaik kedua.

” Beberapa masker kain mungkin tidak cukup baik untuk mencegah dari virus. namun jika seseorang memakai masker N95 serta memanfaatkannya dengan benar, resikonya adalah satu dari 100. 000,” tuturnya.

BACA JUGA  5 jawaban dari kekhawatiran jika anda baru memulai jogging

Oleh karenanya, terdapat baiknya untuk senantiasa mengenakan masker disaat berada di kamar kecil umum ataupun di tempat umum tertutup lainnya sekalipun tengah sendirian.