Hepatitis Misterius Tidak terkait dengan Covid 19 penjelasan Ikatan Dokter Indonesia

Dugaan kasus hepatitis akut misterius yang menimbulkan 3 anak meninggal dunia di Jakarta pada Minggu( 1/ 5/ 2022) sedang jadi sorotan. Organisasi Kesehatan Dunia( World Health Organization) juga sudah menyatakan kasus hepatitis akut yang timbul di sebagian negara sebagai Kejadian Luar Biasa( KLB). Diketahui kasus hepatitis akut misterius itu juga melanda anak- anak di Eropa, AS, serta Asia semenjak 15 April 2022. Beberapa asumsi juga muncul di tengah masyarakat terkait apakah kasus hepatitis akut misterius itu berhubungan dengan long Covid ataupun tidak

Penjelasan Kemenkes

Juru Bicara Vaksinasi Covid- 19 dari Kementerian Kesehatan( Kemenkes) sekaligus Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi berkata kalau informasi hepatitis akut misterius bukan diakibatkan dari long covid.” Tidak betul penyakit hepatitis akut pada anak diakibatkan karena long covid,” ucap Nadia. Bagi ia, tidak terdapat riwayat long covid pada anak yang terkena hepatitis akut misterius ataupun dari informasi yang ada disaat ini.” Jika berdasarkan informasi yang ada saat ini, timbulnya hepatitis bukan karena covid tetapi infeksi baru hepatitis,” lanjut ia.

Apa Itu long Covid

Dikutip dari web resmi CDC, long covid diketahui sebagai kondisi pasca- Covid yang panjang. Sederhananya, penderita yang sudah terkena virus penyebab Covid- 19 bisa mengalami efek waktu panjang dari infeksinya. Situasi ini diketahui sebagai long covid. Long covid juga diketahui dengan banyak sebutan seperti Covid- 19 pasca- akut, gejala sisa pasca- akut SARS- CoV- 2, efek jangka panjang Covid, penyakit parah Covid, serta lainnya.

Diketahui, kondisi long Covid dapat berlangsung selama berminggu- minggu, berbulan- bulan, apalagi bertahun- tahun. Biasanya hal ini sering ditemui pada orang yang menderita Covid- 19 dengan gejala ringan sampai serius, apalagi orang tanpa gejala( OTG). Mereka yang tidak divaksinasi Covid- 19 serta terinfeksi disebut beresiko lebih besar terkena kondisi pasca- Covid ataupun long Covid.

BACA JUGA  Khasiat utama Daun Salam untuk Penderita Diabetes

Tanggapan IDAI

IkatanDokter Anak Indonesia( IDAI) memastikan kasus hepatitis akut yang disaat ini sudah menjangkit 15 anak di Indonesia tidak berkaitan dengan vaksinasi Covid- 19.

Ketua Unit Kerja Koordinasi Infeksi Tropik IDAI Anggraini Alam mengatakan vaksinasi Covid- 19 bukan pemicu munculnya hepatitis akut yang diduga terjadi karena adenovirus.

” Telah terbukti jika di Amerika itu setelah dilakukan pengecekan semua anak tidak ada yang pernah terkena Covid- 19,” tutur Anggraini dalam webinar yang diselenggarakan IDAI dengan Tema Antisipasi Penyakit Yang Timbul Setelah Idulfitri, Selasa( 10/ 5).

Bukan cuma tidak sempat terpapar Covid- 19, pada umumnya anak yang terpapar hepatitis juga belum sempat menerima vaksinasi Covid- 19. Misalnya di Inggris, sebesar 75 persen anak yang terjangkit hepatitis akut

ini adalah balita yang memanglah belum masuk hitungan buat menerima vaksin.

” Jadi dari pendahuluan ini juga dapat dipastikan tidak berhubungan sama sekali kalau vaksin Covid- 19 berdampak hepatitis misterius,” tutur ia.

Dalam kesempatan itu, Anggraini pula membantah jika muncul anggapan hepatitis misterius yang melanda anak berasal dari vaksin Covid- 19 yang diperoleh orang tua mereka. Karena belum terdapat fakta pasti hepatitis dapat menyerang anak hanya karena orang tua mereka divaksin Covid- 19.

” Mengapa orang tuanya aman, mengapa harus anaknya, intinya ini tidak terdapat ikatan sama sekali, ini hoaks yang disangkut- sangkutkan saja,” tutur dia.

Asumsi hepatitis misterius berkaitan dengan vaksin Covid- 19 muncul karena penyakit ini diprediksi terjadi karena adenovirus. Adenovirus sendiri ialah kelompok besar virus yang bisa menginfeksi hewan serta manusia.

Salah satu vaksin Covid- 19, yang memiliki adenovirus sempat dipertanyakan dampaknya dengan wabah hepatitis misterius ini. Tetapi, dalam permasalahan di Inggris, diketahui tidak terdapat penerima vaksin memiliki adenovirus yang terpapar hepatitis.

BACA JUGA  4 bahan makanan yang mengandung kalsium untuk pembentukan tulang

Sejauh ini, para peneliti sedang melakukan studi untuk menciptakan penyebab langsung antara adenovirus 41 dan kasus hepatitis misterius ini seperti faktor komplikasi.