image : pinterest

9 Jenis Penyakit Yang Dapat Diturunkan orang tua kepada anaknya

 

Sebagian penyakit memang dapat diturunkan pada si bayi. Hal ini terjadi sebab pewaris gen penyakit tersebut yang sering kali tidak terhindarkan.

Yang terutama, kenalilah terlebih dahulu penyakit menurun apa saja yang bisa jadi akan diwariskan serta setelah itu dengan antisipasi dini maka bayi tetap dapat tumbuh dengan sehat.

Dengan tindakan penanganan yang cepat terhadap penyakit- penyakit yang dapat diturunkan ibu pada bayi itu maka angka kematian bayi bisa ditekan.

Selanjutnya ini adalah 6 tipe penyakit yang dapat diturunkan ibu pada bayi:

  1. Penyakit asma

Penyakit asma ialah salah satu penyakit ibu yang sering diturunkan. Penyakit menurun ini bahkan lebih kuat diturunkan oleh ibu dari si ayah. Ibu yang menderita asma memiliki kemungkinan 10 kali lebih besar mempunyai anak yang asma.

Untuk itu, bayi yang lahir dari ibu penderita asma wajib segera bertanya ke dokter untuk mencegah serangan asma terjadi pada anak. Tidak hanya itu, alergi juga dapat jadi penyakit menurun. Ibu yang alergi terhadap sesuatu bisa menurunkan penyakitnya itu dengan kesempatan sekitar 40%.

  1. Obesitas

Penyakit menurun yang lain dari ibu merupakan obesitas. anak yang terlahir dari orang tua gemuk mempunyai kecenderungan besar untuk jadi gemuk pula. Ibu yang mengalami kegemukan mempunyai peluang 50% untuk menurunkan penyakitnya itu. Tetapi, obesitas dapat dicegah yakni dengan mulai dan teratur menerapkan pola hidup yang sehat untuk anak.

  1. Penyakit thalasemia

Penyakit yang dapat diturunkan dari ibu pada bayi adalah thalasemia. Penyakit thalasemia juga perlu diwaspadai jika ibu sebagai pembawa gen ini. Angka kematian bayi yang terserang thalasemia bertambah sejak 5 tahun terakhir.

BACA JUGA  5 Tips penting Berenang untuk menurunkan berat badan

Walaupun si ibu tidak hadapi gejala penyakit menurun ini tetapi bila ibu sebagai pembawa gen maka dapat menularkan ke anak. Dampak penyakit ini, anak akan mudah kekurangan darah serta harus transfusi darah secara teratur.

  1. Penyakit hemofilia

Tidak hanya thalasemia, penyakit ibu yang berkaitan dengan darah serta dapat diturunkan adalah hemofilia. Sama seperti halnya thalasemia, ibu bisa jadi cuma sebagai pembawa gen saja.

Namun begitu, si anak terutama jika buah hatinya laki- laki dapat ikut tertular penyakit ini. Anak dengan hemofilia mempunyai kesulitan dalam hal pembekuan darah.

  1. Penyakit hipotiroid

Penyakit menurun berikutnya merupakan hipotiroid. Hipotiroid merupakan kelainan pada kelenjar tiroid dan akibatnya menyebabkan bayi mudah lelah dan mengalami penyusutan berat badan.

Bayi yang mempunyai ibu dengan penyakit hipotiroid memiliki kemungkinan 20 kali lebih besar ikut tertular. Bayi yang berjenis kelamin wanita lebih besar peluangnya terserang penyakit menurun dari ibu ini.

  1. HIV AIDS, TBC, dan hepatitis B

Penyakit ibu yang lain yang memiliki kemungkinan besar untuk diturunkan merupakan penyakit HIV AIDS, TBC dan hepatitis B. Ketiga penyakit ini juga sering jadi pemicu meningkatnya nilai kematian bayi. Peluangnya sangat besar sehingga ibu yang mempunyai ketiga penyakit di atas otomatis si bayi juga terjangkit. Deteksi penyakit itu dapat langsung dicoba sejak anak lahir.

Bila telah diketahui sejak dini, tindakan perlindungan terhadap penyakit- penyakit yang dapat diturunkan ibu pada anak dapat dilakukan misalnya dengan melaksanakan vaksinasi untuk melawan virus- virus tersebut.

  1. Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau pun hipertensi pada dasarnya dapat diakibatkan oleh banyak hal, salah satunya yakni faktor keturunan. Darah tinggi merupakan kondisi minimnya suplai darah ke otot jantung, alhasil membuat penderita mengalami sakit dada kiri, bersama pusing, mual, ataupun berkeringat dingin.

  1. Buta Warna

buta warna juga termasuk salah satu tipe penyakit keturunan. Penyakit ini membuat penderitanya sulit membedakan warna- warna spesifik. Buta warna umumnya diturunkan oleh orang tua pada anaknya serta sudah ada sejak lahir, walaupun sering- kali dapat berkembang di kemudian hari.

  1. Diabetes melitus

Penyakit diabetes melitus mempunyai ikatan yang kuat dengan keturunan. Penyakit ini ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah akibat insulin dalam badan yang tidak dapat bekerja secara maksimal. Seseorang yang memiliki antigen leukosit( human leukocyte antigen atau HLA) dalam darah yang diperoleh dari orangtuanya akan mempunyai kecenderungan kuat untuk mengembangkan diabetes tipe 1.

BACA JUGA  4 bahan makanan yang mengandung kalsium untuk pembentukan tulang

Sementara itu diabetes jenis 2 juga merupakan penyakit anak yang akan timbul di generasi selanjutnya jika terdapat masalah lain yang menyertai seperti kegemukan, darah tinggi atau pun gaya hidup tidak sehat yang mengganggu fungsi sel- sel beta di dalam tubuhnya.